Mp3 Player

Jumat, 28 Oktober 2011

SISTEM KOMUNIKASI INTERPERSONAL

Perbedaan antara persepsi objek dengan persepsi interpersonal

  1.      Persepsi objek, stimuli ditangkap oleh alat indera melalui benda-benda fisik (gelombang, cahaya, gelombang suara, temperatur dan sebagainya)
  2.    Persepsi interpersonal, stimuli sampai kepada kita melalui lambang vebal atau grafis yang disampaikan pihak ketiga (media atau orang lain) sehingga mengurangi kecermatan persepsi kita;
  3.   Persepsi objek, kita menanggapi objek hanya sifat-sifat luar objek (kita tidak pernah mempersoalkan perasaanya)
            Persepsi interpersonal, kita mencoba memahami apa yang tidak tampak pada alat indera kita, tidak hanya prilaku tetapi juga mengapa ia berprilaku seperti itu? Kita mencoba memahami tidak hanya tindakan tetapi juga motif sehingga stimuli menjadi kompleks. Oleh karenaya persepsi interpersonal lebih sulit ketimbang persepsi objek;
     Persepsi objek, objek tidak bereksi terhadap kita, kita pun tidak memberikan reaksi emosional kepadanya
      Persepsi interpersonal, faktor-faktor personal dan karakteristik orang yang ditanggapi serta hubungan Anda dengan orang tersebut, menyebabkan persepsi interpersonal cenderung untuk keliru.
         Persepsi objek, objek relatif tetap
            Persepsi interpersonal, manusia berubah-ubah.

Pengaruh Faktor-Faktor Situasional Pada Persepsi Interpersonal
         Deskripsi Verbal
            Pendeskripsian dengan menggunakan kata-kata sifat, kata yang disebut pertama akan mengarahkan penilaian selanjutnya.
         Petunjuk Proksemik
            Proksemik adalah studi tentang penggunaan jarak dalam menyampaikan pesan (Edward T. Hall).
         Petunjuk Kinesik
            Merupakan persepsi yang didasarkan pada gerakan tubuh
         Petunjuk Wajah
            Menurut Dale G. Leathers menyatakan bahwa “ wajah sudah lama menjadi sumber informasi dalam komunikasi interpersonal, hal ini karena wajah merupakan alat yang sangat penting dalam menyampaikan makna”
         Petunjuk Paralinguistik
            “cara bagaimana orang mengucapkan lambang-lambang verbal”
         Petunjuk Artifaktual
            “meliputi segala macam penampilan sejak potongan tubuh, kosmetik yang dipakai, baju, tas, pangkat, dan atribut-atribut lainnya”
Pengaruh Faktor-Faktor Pesonal Pada Persepsi Interpersonal
         Pengalaman
         Motifasi
         Kepribadian

Proses persepsi Interpersonal  ( proses pembentukan kesan)
         Stereotyping
         Implicit Personality Theory
         Atribusi

Konsep Diri
         “pandangan dan perasaan kita tentang diri kita
         William James membedakan antara “The I”, diri yang sadar dan aktif serta “The Me” diri yang menjadi objek renungan kita;
         Konsep diri meliputi “apa yang anda pikirkan dan rasakan tentang diri anda”
         Komponen konsep diri terdiri dari komponen kognitif dan komponen afektif

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsep Diri
         Orang Lain;
         Kelompok Rujukan

Pengaruh Konsep Diri Pada Komunikasi Interpersonal
         Nubuat yang Dipenuhi Sendiri
            “kecendrungan untuk bertingkah laku sesuai dengan konsep diri”
         Membuka Diri
         Konsep “JOHARI WINDOW”
         Percaya Diri
         Selektivitas

Atraksi Interpersonal
         Faktor-Faktor Personal yang Mempengaruhi Atraksi Interpersonal
  1. Kesamaan Karakteristik Personal
  2. Tekanan Emosional
  3. Harga Diri yang Rendah
  4. Isolasi Sosial

         Faktor – Faktor Situasional yang Mempengaruhi Atraksi Interpersonal
  1. Dayatarik Fisik
  2. Ganjaran
  3. Familarity
  4. Kedekatan
  5. Kemampuan
         Pengaruh Atraksi Interpersonal pada Komunikasi Interpersonal
  1. Penafsiran Pesan dan Penilaian
  2. Evektifitas Komunikasi
Hubungan Interpersonal
         Teori-Teori Hubungan Interpersonal
  1. Model Pertukaran Sosial
“asumsi dasar yang mendasari seluruh analisis kami adalah bahwa setiap individu secara sukarela memasuki dan tinggal dalam hubungan sosial hanya selama hubungan tersebut cukup memuaskan ditinjau dari segi ganjaran dan biaya”. (Thibault dan Kelly, pemuka utama model ini)

  1. Model Permainan
            “dalam model ini orang-orang berhubungan dalam bermacam-macam permainan yang didasarkan pada tiga bagian kepribadian manusia yaitu orang tua, orang dewasa, dan anak” (berasal dari psikiater Eric Berne diambil dari buku Games People Play)

  1. Model Interaksional
“Model ini memandang hubungan interpersonal sebagai suatu sistem, setiap sistem terdiri dari subsistem-subsistem yang saling tergantung dan bertindak bersama sebagai satu kesatuan”

Tahap-Tahap Hubungan Interpersonal
         Pembentukan Hubungan Interpersonal
         Peneguhan hubungan interpersonal
         Konfirmasi
         Diskonfirmasi
         Pemutusan Hubungan Interpersonal

Faktor-Fakror yang Menumbuhkan Hubungan Interpersonal dalam Komunikasi Interpersonal
         Percaya
         Sikap Suportif; dan
         Sikap Terbuka





PSIKOLOGI KOMUNIKASI


            Psikologi menyebut komunikasi pada penyampaian energi dari alat-alat indera ke otak, pada peristiwa penerimaan dan pengolahan informasi, pada proses saling pengaruh diantara berbagai system dalam diri organisme dan diantara organisme.
            Psikologi juga meneliti kesadaran yang meyebabkan terjadinya perilaku manusia dan mencoba menyimpulkan proses kesadaran yang menyebabkan terjadinya perilaku itu. Bila sosiologi melihat komunikasi pada interaksi sosial, filsafat pada hubungan manusia dengan realitas lainnya, psikologi pada perilaku individu komunikan

A.     Sistem Komunikasi Intrapersonal
             Komunikasi intrapersonal menguraikan bagaimana orang menerima, menyimpannya dan menghasilkannya kembali. Komunikasi intrapersonal (Proses pengolahan informasi)meliputi sensasi, persepsi, memori, dan berfikir. Sensasi adalah proses menangkap stimuli. Persepsi ialah proses memberi makna pada sensasisehingga manusia memperopleh pengetahuan baru, dengan kata lain persepsi men gubah snsasi menjadi informasi. Memori adalah proses menyimpan informasi dan memanggilnya kembali. Sedangkan berfikir adalah mengolah dan memanipulasi informasi untuk memenuhi kebutuhan atau memberikan respons.

B.     System komunikasi interpersonal
            System komunikasi interpersonal akan dijmulai dengan pembahasan tentang factor-faktor personal dan situasional yang mempengaruhi persepsi kita tentang orang lain. Juga membicarakan konsep diri, atraksi interpersonal dan hubungan interpersonal.
1.      pengaruh factor-faktor situasional pada persepsi interpersonal
  • Deskripsi verbal yaitu, bagaimana rangkaian kata sifat menentukan persepsi orang
  • Petunjuk proksemik yaitu studi tentang penggunaan jarak dalam menyampaikan pesan.
  • Petunjuk kinesik yitu petunjuk pada persepsi yang di dasarkan pada gerakan orang lain.
  • Petunjuk wajah, yang menimbulkan persepsi yang bias diandalkan.
  • Petunjuk paralinguistic yaitu cara bagaimana orang mengucapkan lambing-lambang verbal.petunjuk artifaktual, meliputi segala macam penampilan

2.      pengaruh factor-faktor personal pada persepsi interpersonal
  •  pengalaman
  •  motivasi
  •  kepribadian

3.      propses pembentukan pesan
  • stereotyping, men jelaskan tetntang terjadinya primacy effect dan halo effect
  • implicit personality theory, yaitu teori yang tiadak pernah dinyatakan.
  • Atribusi adalah prosesmenyimpulkan motif, maksud, dan karakteristik orang lain dengan melihat pada perilakunya yang tampak.

4.      proses pengolahan kesan
      yaitu dengan membicarakan bagaimana kecermatan persepsi interpersonal dimudahkan oleh opetunjuk-petunjuk verbal dan non verbal, dan dipersulit oleh factor-faktor personal pada penanggap.

C.     Psikologi pesan
            Manusia mengucapkan kata-kata dan kalimat dengan cara-cara tertentu. Setiap cara berkata memberikan maksud tersendiri (pesan paralinguistic). Tetapi manusia juga menyampaikan pesan dengan cara-cara lain selain dengan bahasa, misalnya dengan isyarat (pasan ekstralinguistik)

1.      pesan linguistic
pesan linguistic menjelaskan; bagaimana kita dapat berbahasa, (menurut teori belajar, anak-anak memperoleh pengetahuan bahasa melalui tiga proses yaitu, asosiasi, imitasi, dan peneguhan. Asosiasi bearti melazimkan suatu bunyi dengan objek tertentu. Imitasi beartimenirukan pengucapan dan strukturkalimat yang didengarnya. Peneguhan dimaksudkan sebagai ungkapan kagambiraanyang dinyatakan ketika anak mengucapkan kata-kata dengan benar), bahasa dan proses berfikir (secara singkat dapat disimpulkan bahwa pandangan seseorang tentang dunia dibentuk oleh bahasa, dan krena bahasa berbeda, pandangan kita tentang dunia juga berbeda), kata-kata dan makna (dalam tilikan psikologi, makna tidak terletak pada kata-kata, tetapi pada pikiran orang, pada persepsinya. Makna terbentuk karena pengalaman individu.

2.      pesan non verbal
      fungsi pesan non verbal:
a.              repetisi yaitu, mengulang kembali gagasan yang sudah disajikan secara verbal
b.              substitusi yaitu, menggantikan lambing-lambang verbal
c.              kontradiksi yaitu, menolak pesan verbal atau memberikan makna lain pada pesan verbal
d.             komplemen yaitu, melengkapi dan memperkaya makna pesan verbal
e.              aksentuasi yaitu, menegaskan pesan-pesan verbal

macam-macam pesan non verbal:
a.              kinesik yaitu gerak sebagian anggota tubuh
b.              paralinguistic (suara)
c.              proksemik yaitu gerakan semua anggota tubuh
d.             penciuman atau olfaksi
e.              sentifitas kulit
f.               artifactual (pakaian dan kosmetik)